Pages

Showing posts with label edukasi. Show all posts
Showing posts with label edukasi. Show all posts

Tuesday, May 1, 2012

POD: Mencetak Buku Tak Harus 3.000 Eksemplar

Tulisan sudah banyak, tapi mau cetak jadi buku gak ada dana? POD saja! Ya, POD atau bahasa “sononya” print on demand (katanya sih artinya mencetak sesuai permintaan). Sesuai permintaan yang dimaksud tentu saja adalah dalam hal jumlah eksemplar bukunya. Kalau masalah desain dan ukuran buku sudah pasti penulis sejak awal telah memikirkan.


POD merupakan jawaban bagi para penulis pemula ataupun penulis berpengalaman yang naskahnya selalu ditolak oleh penerbit, sementara keinginan memiliki buku karya sendiri sangat besar. POD bahkan juga menjadi solusi bagi penerbit-penerbit besar yang ingin menerbitkan buku, terutama buku-buku yang penjualannya lambat. Hal itu karena POD dapat mencetak buku sekali pun banyaknya hanya 1 eksemplar saja. Ya, hanya satu eksemplar saja! Justru dengan POD, jika jumlah cetakan kurang dari 3.000 biaya cetaknya dapat lebih murah dari pada cetak umumnya (dengan mesin offset).

Monday, April 30, 2012

Buku Membawa Saya Keliling Dunia, tanpa Paspor dan Visa


Saya lupa, kapan tepatnya pertama kali saya berkenalan dengan sebuah buku. Saya hanya ingat  jenis buku yang pertama kali saya kenal itu. Bukan buku bacaan, tetapi buku mewarnai. Buku itu ukurannya kira-kira 13cm x 26 cm dan jumlah halamannya sekitar 16. Saya belum masuk taman kanak-kanak saat pertama kali mengenal buku itu. Buku itu berisi beberapa gambar warna-warni dan hitam putih. Model gambar yang warna-warni itu sama dengan model gambar yang hitam putih. 


Sunday, April 29, 2012

Diplomasi “Buku Pelajaran” Ala Korea Selatan


Sekitar 5 atau 7 tahun yang lalu kantor tempat saya bekerja kedatangan tamu dari Kedutaan Besar Korea Selatan (Korsel) di Jakarta. Ternyata tamu dari Kedutaan Besar Korsel itu mencari karyawan yang bertugas menyunting (mengedit) buku pelajaran geografi untuk tingkat SMP dan SMA. Dan karyawan itu adalah saya. Entah kenapa, saat itu kedatangan mereka dibantu oleh salah satu perusahaan sepatu modal asing yang ada di Indonesia.